Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Hukum & Kriminal
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Seputar Jatim
    • Seputar Tuban
  • More
    • Olahraga
    • Tentang Kami
id Indonesian▼
X
en Englishid Indonesian
Ronggolawe News
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Hukum & Kriminal
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
    Diskusi Bulan Bung Karno 2026, Ony Setiawan: Pemikiran Soekarno ,Harus Menjadi Kompas Moral dan Politik Kader Bangsa

    Diskusi Bulan Bung Karno 2026, Ony Setiawan: Pemikiran Soekarno ,Harus Menjadi Kompas Moral dan Politik Kader Bangsa

    Fraksi PKB Serap Aspirasi Perangkat Desa Mojokerto Kesejahteraan, BPJS, dan Purna Bakti Jadi Sorotan Utama

    Fraksi PKB Serap Aspirasi Perangkat Desa Mojokerto Kesejahteraan, BPJS, dan Purna Bakti Jadi Sorotan Utama

    PDIP Lantik 206 Pengurus PAC Kabupaten Tuban

    PDIP Lantik 206 Pengurus PAC Kabupaten Tuban

    PDIP Tuban Potong Lima Hewan Qurban

    PDIP Tuban Potong Lima Hewan Qurban

    Empat Ranperda Disorot, DPRD Mojokerto Bergerak

    Empat Ranperda Disorot, DPRD Mojokerto Bergerak

    Pembukaan Sanggar Senam, Warga Jatirogo Antusias

    Pembukaan Sanggar Senam, Warga Jatirogo Antusias

    Trending Tags

    • Tuban
  • Pendidikan
    Teror Penagihan ke Sekolah: Ujian Perlindungan Privasi dan Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

    Teror Penagihan ke Sekolah: Ujian Perlindungan Privasi dan Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

    PGRI Tuban Ketuk Nurani Bupati, Nasib 39 Guru PPPK Terkatung di Tengah Kekosongan Kebijakan

    PGRI Tuban Ketuk Nurani Bupati, Nasib 39 Guru PPPK Terkatung di Tengah Kekosongan Kebijakan

    Absensi Digital Jadi Palu Kebijakan: 41 PPPK Tuban Tersingkir di Era Sistem Tanpa Toleransi

    Absensi Digital Jadi Palu Kebijakan: 41 PPPK Tuban Tersingkir di Era Sistem Tanpa Toleransi

    Dugaan Korupsi Rp64 Miliar di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kejati Jatim Naikkan Status ke Penyidikan

    Dugaan Korupsi Rp64 Miliar di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kejati Jatim Naikkan Status ke Penyidikan

    Perpisahan Siswa Kelas IX MTs Negeri 3 Mojokerto Berlangsung Meriah

    Perpisahan Siswa Kelas IX MTs Negeri 3 Mojokerto Berlangsung Meriah

    SDNU IQ Kediri Diduga Perkusi Anak Didik Karena Belum Bayar SPP

    SDNU IQ Kediri Diduga Perkusi Anak Didik Karena Belum Bayar SPP

  • Seputar Jatim
    • Seputar Tuban
  • More
    • Olahraga
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Hukum & Kriminal
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
    Diskusi Bulan Bung Karno 2026, Ony Setiawan: Pemikiran Soekarno ,Harus Menjadi Kompas Moral dan Politik Kader Bangsa

    Diskusi Bulan Bung Karno 2026, Ony Setiawan: Pemikiran Soekarno ,Harus Menjadi Kompas Moral dan Politik Kader Bangsa

    Fraksi PKB Serap Aspirasi Perangkat Desa Mojokerto Kesejahteraan, BPJS, dan Purna Bakti Jadi Sorotan Utama

    Fraksi PKB Serap Aspirasi Perangkat Desa Mojokerto Kesejahteraan, BPJS, dan Purna Bakti Jadi Sorotan Utama

    PDIP Lantik 206 Pengurus PAC Kabupaten Tuban

    PDIP Lantik 206 Pengurus PAC Kabupaten Tuban

    PDIP Tuban Potong Lima Hewan Qurban

    PDIP Tuban Potong Lima Hewan Qurban

    Empat Ranperda Disorot, DPRD Mojokerto Bergerak

    Empat Ranperda Disorot, DPRD Mojokerto Bergerak

    Pembukaan Sanggar Senam, Warga Jatirogo Antusias

    Pembukaan Sanggar Senam, Warga Jatirogo Antusias

    Trending Tags

    • Tuban
  • Pendidikan
    Teror Penagihan ke Sekolah: Ujian Perlindungan Privasi dan Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

    Teror Penagihan ke Sekolah: Ujian Perlindungan Privasi dan Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

    PGRI Tuban Ketuk Nurani Bupati, Nasib 39 Guru PPPK Terkatung di Tengah Kekosongan Kebijakan

    PGRI Tuban Ketuk Nurani Bupati, Nasib 39 Guru PPPK Terkatung di Tengah Kekosongan Kebijakan

    Absensi Digital Jadi Palu Kebijakan: 41 PPPK Tuban Tersingkir di Era Sistem Tanpa Toleransi

    Absensi Digital Jadi Palu Kebijakan: 41 PPPK Tuban Tersingkir di Era Sistem Tanpa Toleransi

    Dugaan Korupsi Rp64 Miliar di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kejati Jatim Naikkan Status ke Penyidikan

    Dugaan Korupsi Rp64 Miliar di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kejati Jatim Naikkan Status ke Penyidikan

    Perpisahan Siswa Kelas IX MTs Negeri 3 Mojokerto Berlangsung Meriah

    Perpisahan Siswa Kelas IX MTs Negeri 3 Mojokerto Berlangsung Meriah

    SDNU IQ Kediri Diduga Perkusi Anak Didik Karena Belum Bayar SPP

    SDNU IQ Kediri Diduga Perkusi Anak Didik Karena Belum Bayar SPP

  • Seputar Jatim
    • Seputar Tuban
  • More
    • Olahraga
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Ronggolawe News
No Result
View All Result
Home Opini

Konflik Keraton Surakarta: Perebutan Legitimasi di Atas Panggung Tradisi

avatar by Ronggolawe News
15 November 2025
in Opini
4 min read
0
Konflik Keraton Surakarta: Perebutan Legitimasi di Atas Panggung Tradisi
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Opini Oleh  : Anto Sutanto

RelatedPosts

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Harus Berpijak pada Realitas, Bukan Sekedar Target Administratif

Malam 1 Suro: Saat Tirai Alam Gaib Diyakini Menjadi Tipis

Bulan Bung Karno: Menyalakan Kembali Semangat Jurnalisme Kebangsaan

Ronggolawe News – Konflik berkepanjangan di Keraton Surakarta Hadiningrat kembali menyeruak ke permukaan. Bukan sekadar persoalan komunikasi internal, tetapi telah menjelma menjadi pertarungan legitimasi, politik identitas, dan klaim trah yang merentang dari masa lalu hingga ke kepentingan masa kini.

Sebagai pusat kebudayaan Jawa yang masih hidup, Keraton Surakarta membawa beban sejarah terlalu besar untuk dibiarkan terombang-ambing oleh konflik internal. Namun faktanya, selama lebih dari satu dekade, publik menyaksikan bagaimana simbol peradaban Jawa itu terjebak dalam kubu-kubu yang saling menegasikan.

Pertarungan Dua Kubu: Siapa yang Berhak Atas Legitimasi?

Dua poros kekuasaan muncul secara terang:

  1. Kubu Sinuhun PB XIII versi Sasono Mulyo

Kelompok ini mengklaim Sinuhun telah dinobatkan secara sah melalui mekanisme adat yang berlangsung di dalam keraton. Mereka menegaskan bahwa tidak ada istilah “penafsiran ulang” terhadap paugeran. Siapa yang diangkat melalui jalur adat, itulah raja.

Kubu ini menilai bahwa segala bentuk pelurusan sejarah yang dilakukan pihak luar adalah intervensi yang melemahkan martabat keraton.

  1. Kubu Lain (PB XIII versi Sitinggil)

Kubu ini menggunakan narasi koreksi sejarah dan perbaikan tata krama keraton. Mereka membawa gagasan modernisasi birokrasi dan menempatkan legitimasi raja sebagai sesuatu yang harus dikonsultasikan secara terbuka.

Bagi mereka, keraton tidak boleh dikelola dengan sikap tertutup karena keraton merupakan warisan publik.

Keraton yang Terbelah: Bukan Hanya soal Raja, Tapi soal Arah Kebudayaan

Konflik ini telah menggerus kewibawaan keraton sebagai pusat budaya Jawa. Banyak abdi dalem kebingungan menentukan posisi. Sementara masyarakat adat yang tinggal di sekitar keraton merasakan langsung dampak ketegangan berkepanjangan ini.

Keraton Surakarta seolah kehilangan peran sebagai mercusuar peradaban Jawa dan justru tergantikan oleh polemik internal, saling klaim, hingga gugatan hukum.

Padahal, Keraton Surakarta adalah:

Sumber pakem-pakem budaya

Penjaga pusaka, keris, tari, dan adat Jawa

Simpul spiritual masyarakat Jawa tengah

Ketika keraton retak, maka retak pula salah satu pilar budaya Nusantara.

Fenomena Baru: Campur Tangan Pemerintah dan Elite Lokal

Yang menarik, konflik ini memunculkan keterlibatan pihak luar—baik elite politik lokal, pengusaha, hingga pejabat pemerintahan. Mereka datang dengan beragam kepentingan:

Ada yang ingin memanfaatkan keraton sebagai legitimasi politik.

Ada yang melihat keraton sebagai potensi ekonomi dan wisata budaya.

Ada pula yang mengaku ingin meluruskan sejarah, tetapi justru menambah kompleksitas konflik.

Di sinilah letak persoalan krusial: manakala adat bertemu politik, maka pertarungan kekuasaan menjadi tak terhindarkan.

Pertanyaan Besar: Di Mana Masa Depan Keraton Surakarta?

Jika konflik ini tidak segera ditata, setidaknya lima risiko besar mengancam:

  1. Keraton menjadi sekadar bangunan tua, kehilangan roh budaya.
  2. Pusaka dan aset budaya rawan disalahgunakan selama tidak ada otoritas tunggal.
  3. Regenerasi adat terputus, karena anak muda melihat keraton sebagai sumber konflik.
  4. Ekosistem budaya Jawa melemah, padahal dunia modern justru haus identitas budaya.
  5. Keraton kehilangan legitimasi, baik di mata masyarakat Jawa maupun secara nasional.

Ronggolawe News: Jalan Tengah Harus Dibuka

Sebagai media yang mengedepankan keberpihakan pada kebenaran, Ronggolawe News menilai bahwa konflik Keraton Surakarta tidak akan selesai jika masing-masing kubu hanya berdiri pada klaim kebenaran absolut.

Keraton bukan milik satu kubu.
Keraton bukan milik elite politik.
Keraton bukan panggung perebutan gelar.

Keraton adalah milik peradaban Jawa.

Sudah saatnya kedua kubu duduk dalam rembug agung yang difasilitasi oleh tokoh-tokoh budaya netral—bukan pejabat, bukan pengusaha, bukan pemilik kepentingan politik.

Selain itu, pemerintah harus hadir sebatas pada ranah fasilitasi, bukan dominasi.

Keraton Surakarta dan Pemulihan Marwah Budaya

Keraton Surakarta sedang diuji.
Apakah ia mampu bangkit dari konflik internal?
Ataukah akan terus terjebak sebagai simbol budaya yang kehilangan wibawa?

Masyarakat luas berharap keraton kembali menjadi sumber kebijaksanaan, bukan arena perseteruan.
Dan di tengah segala polemik, satu hal tak boleh dilupakan:

Keraton adalah cermin jati diri Jawa. Ketika cerminnya retak, bayangan peradaban pun ikut pecah.

Keraton Surakarta harus kembali menjadi rumah besar budaya Jawa, bukan arena perebutan pengaruh. Warisan leluhur bukan milik perseorangan—ia adalah milik peradaban.

Penutup

Sebagai media yang menjunjung tinggi keberadaban, Ronggolawe News menegaskan:
Keraton harus berhenti menjadi headline konflik dan kembali menjadi pusat keagungan budaya.

Jika warisan budaya dikelola dengan adab dan kebijaksanaan, maka Surakarta akan kembali menjadi cahaya peradaban. Sebaliknya, jika dibiarkan terseret konflik, maka generasi mendatang hanya akan mewarisi cerita tentang keraton yang runtuh bukan oleh penjajah, melainkan oleh perebutan di dalamnya sendiri.

Penulis adalah Pimpinan Redaksi
Ronggolawe News

Tags: di Atas Panggung TradisiKonflik Keraton Surakarta:Perebutan Legitimasi
Previous Post

Gusti Purbaya Resmi Jumeneng Pakubuwono XIV: Babak Baru Dualisme Kekuasaan Keraton Surakarta

Next Post

Keraton Solo Menuju Era Baru: Revitalisasi Jadi Agenda Utama

avatar

Ronggolawe News

Next Post
Keraton Solo Menuju Era Baru: Revitalisasi Jadi Agenda Utama

Keraton Solo Menuju Era Baru: Revitalisasi Jadi Agenda Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • DPRD Kabupaten Mojokerto Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi PKS Beri Sejumlah Catatan Strategis
  • Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Harus Berpijak pada Realitas, Bukan Sekedar Target Administratif
  • Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Pejabat BGN Diduga Atur Proyek Ompreng
  • Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Sorotan terhadap Penegakan Hukum Kasus Tambang Kian Menguat
  • Sinergitas Tanpa Sekat! Koramil 0811/12 Bancar Tuban Bersama Tiga Pilar “Gerebek” Mapolsek Bancar di Hari Bhayangkara Ke-80

Komentar Terbaru

  • Margaret936 pada Proyek Pemeliharaan Jalan di Mojokerto Diduga Gunakan Tanah Brungki, untuk Alas Cor, Kualitas Dipertanyakan

RelatedPosts

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Harus Berpijak pada Realitas, Bukan Sekedar Target Administratif

Malam 1 Suro: Saat Tirai Alam Gaib Diyakini Menjadi Tipis

Bulan Bung Karno: Menyalakan Kembali Semangat Jurnalisme Kebangsaan

Info Penting

Recent Post

DPRD Kabupaten Mojokerto Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi PKS Beri Sejumlah Catatan Strategis
Iklan/Advetorial

DPRD Kabupaten Mojokerto Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi PKS Beri Sejumlah Catatan Strategis

7 Juli 2026
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Harus Berpijak pada Realitas, Bukan Sekedar Target Administratif
Opini

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Harus Berpijak pada Realitas, Bukan Sekedar Target Administratif

7 Juli 2026
Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Pejabat BGN Diduga Atur Proyek Ompreng
Makan Bergizi Gratis

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Pejabat BGN Diduga Atur Proyek Ompreng

4 Juli 2026
Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Sorotan terhadap Penegakan Hukum Kasus Tambang Kian Menguat
Hukum & Kriminal

Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Sorotan terhadap Penegakan Hukum Kasus Tambang Kian Menguat

4 Juli 2026
Sinergitas Tanpa Sekat! Koramil 0811/12 Bancar Tuban Bersama Tiga Pilar “Gerebek” Mapolsek Bancar di Hari Bhayangkara Ke-80
Peristiwa

Sinergitas Tanpa Sekat! Koramil 0811/12 Bancar Tuban Bersama Tiga Pilar “Gerebek” Mapolsek Bancar di Hari Bhayangkara Ke-80

4 Juli 2026

Kategori

  • Berita Utama
  • Hewan kesayangan
  • Hukum & Kriminal
  • Iklan/Advetorial
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Kebudayaan dan Religi
  • Makan Bergizi Gratis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Seputar Jatim
  • Seputar Tambang
  • Seputar Tuban
  • Siaran Pers
  • Subsidi
  • TNI & POLRI
  • Tokoh
  • Tragedi nasional
  • Uncategorized

Ronggolawe News by IBII System

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Hukum & Kriminal
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Seputar Jatim
    • Seputar Tuban
  • More
    • Olahraga
    • Tentang Kami

© 2020 ronggolawenews.com design ibi system

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In