Tuban, Ronggolawe News – Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang kian kompleks dan sorotan publik yang tak pernah reda, Polres Tuban memilih menata ulang sesuatu yang paling mendasar: nurani dan keteguhan batin aparatnya.
Upaya itu tercermin dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang digelar di Masjid Baitul Mu’min Mapolres Tuban, Kamis (22/01/2026).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Kamis tersebut kali ini memiliki makna lebih dari sekadar agenda seremonial keagamaan.
Kehadiran langsung Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Achmad Robial, S.E., S.I.K., M.H., serta jajaran pejabat utama, memberi pesan kuat bahwa kepemimpinan bukan hanya soal komando, tetapi juga keteladanan moral.
Binrohtal diikuti oleh seluruh personel Polres Tuban, sementara anggota Polsek jajaran mengikuti secara virtual dari wilayah masing-masing.
Dari mimbar masjid, nilai-nilai etika, kejujuran, pengendalian diri, dan spiritualitas kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam menjalankan kewenangan negara.
Dalam arahannya, Kapolres Alaiddin menegaskan bahwa pembinaan rohani dan mental bukan sekadar penguat iman personal, tetapi juga benteng institusi dari penyakit kekuasaan, seperti arogansi, penyalahgunaan wewenang, dan sikap abai terhadap keadilan.
“Kegiatan ini kami laksanakan agar anggota mendapatkan motivasi, kekuatan mental, dan pegangan moral dalam melaksanakan tugas,” ujar Kapolres.
Menurutnya, profesionalisme tanpa spiritualitas berisiko melahirkan aparat yang kering empati. Sebaliknya, iman dan ketakwaan yang kuat diharapkan melahirkan anggota Polri yang humanis, berintegritas, dan bertanggung jawab kepada masyarakat serta kepada Tuhan.
Momentum Binrohtal tersebut menjadi lebih bermakna ketika Kapolres Tuban secara simbolis memberikan tiket umroh gratis kepada Ustadz Nurdin, salah satu takmir Masjid Baitul Mu’min.
Ustadz Nurdin dikenal konsisten mengabdi sejak 2008 melalui kegiatan tadarus Ramadhan dan khutbah Jumat, serta aktif sebagai takmir sejak berdirinya masjid baru pada 2021.
Bagi Ustadz Nurdin, kesempatan tersebut bukan hanya hadiah, tetapi juga jawaban atas doa panjang dan tabungan niat yang telah disimpannya selama satu dekade.
“Alhamdulillah, atas izin Allah melalui Bapak Kapolres, kami bisa berangkat lebih cepat,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kepada Ustadz Nurdin, Kapolres Alaiddin menitipkan doa dari Tanah Suci agar seluruh jajaran Polres Tuban diberikan kelancaran dalam tugas, dijauhkan dari fitnah, serta dibersihkan dari penyakit hati yang dapat merusak kepercayaan publik.
“Doakan kami agar dalam melaksanakan tugas selalu baik, lancar, dan jauh dari fitnah,” pesan Kapolres.
Ke depan, Kapolres Alaiddin membuka peluang bahwa program serupa akan terus berlanjut, termasuk kemungkinan pemberian tiket umroh kepada anggota Polres Tuban yang dinilai layak, baik atas inisiatif Kapolres maupun pejabat lainnya.
Dari Masjid Baitul Mu’min Mapolres Tuban, pesan itu mengalir jelas:
Pembangunan institusi kepolisian tidak cukup dengan sarana dan aturan, tetapi harus dimulai dari pembenahan hati dan kesadaran spiritual aparatnya. Sebuah ikhtiar sunyi, namun menentukan arah wajah pelayanan hukum di Tuban ke depan.
Reportase Media Ronggolawe News
Mengabarkan





























