Tuban, Ronggolawe News — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengajak seluruh kader partai untuk semakin dekat dengan rakyat dan memperkuat kepedulian sosial di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan.
Pesan tersebut disampaikan Didik saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Jumat sore.
Dalam suasana Ramadan yang penuh kekhidmatan, ia mengingatkan bahwa momentum turunnya Al-Quran mengajarkan nilai-nilai keadilan, kejujuran, serta keberpihakan kepada masyarakat kecil.
“Peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar seremonial keagamaan. Ini adalah pengingat bahwa perjuangan politik harus berpijak pada nilai kemanusiaan dan kepedulian kepada rakyat, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan,” ujarnya.
Didik juga menyinggung situasi global yang saat ini memicu kenaikan harga energi dan berpotensi berdampak pada meningkatnya biaya hidup masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut perlu disikapi dengan kepekaan sosial yang lebih kuat dari para kader partai.
“Kita harus semakin peka. Dalam situasi seperti sekarang, rakyat membutuhkan kehadiran dan kepedulian. Hal-hal yang tidak mendesak bisa ditunda, yang seremonial bisa dikurangi. Yang utama adalah menjaga daya tahan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, kader partai harus hadir sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, membantu warga yang membutuhkan, serta memperkuat solidaritas sosial merupakan bentuk nyata pengabdian kepada rakyat.
Didik juga menilai Kabupaten Tuban memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, mengingat keberadaan berbagai proyek industri dan investasi besar di wilayah tersebut.
Karena itu, pembangunan harus dipastikan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, baik melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan, maupun menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Pembangunan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Menutup sambutannya, Didik berharap momentum Nuzulul Quran dapat menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta memperdalam pengabdian kepada masyarakat.
“Partai harus hadir bukan hanya dalam politik, tetapi juga dalam kerja-kerja kemanusiaan. Ketika rakyat menghadapi kesulitan, di situlah kader harus berada,” pungkasnya.
Reportase Media Ronggolawe News mengabarkan






























