Sosialisasi peningkatan sektor pertanian digelar di SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban
Tuban, Ronggolawe News – Upaya mendorong kemajuan sektor pertanian di tengah perkembangan teknologi terus dilakukan melalui kegiatan sosialisasi bertajuk Upgrading Sektor Pertanian Tuban di Era Digital yang digelar di Gedung Pertemuan SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, Minggu (08/03/2026).
Kegiatan tersebut merupakan sosialisasi yang diinisiasi oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Ony Setiawan, S.E, dari Daerah Pemilihan Jawa Timur XII (Bojonegoro–Tuban). Dalam kesempatan tersebut, Ony Setiawan diwakili oleh Kusmen, S.Pd.
Ketua Panitia Pelaksana sosialisasi Kusmindar menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru kepada masyarakat, khususnya para pelaku pertanian di Kabupaten Tuban.
“Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus diskusi agar sektor pertanian di Tuban mampu berkembang lebih maju dan siap menghadapi tantangan era digital,” ungkapnya.
Sementara itu dalam penyampaiannya, Kusmen menegaskan bahwa sektor pertanian harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu petani dalam berbagai aspek, mulai dari akses informasi, peningkatan produktivitas, hingga perluasan pemasaran hasil pertanian.
“Era digital menuntut petani untuk mulai mengenal teknologi, baik dalam pengelolaan produksi maupun dalam memasarkan hasil pertanian,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber Sudjarwoto, SH, S.Pd., MM., M.Hum, dosen Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian agar mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Sudjarwoto menginginkan generasi muda tidak takut untuk salah melangkah menyongsong di era digitalisasi.
“Anda saya tantang untuk berani melangkah untuk meningkatkan derajat kita mengembalikan jati diri kabupaten Tuban pada era yang pernah menjadikan Tuban sebagai kabupaten percontohan,” tegasnya.
Selain itu, narasumber lainnya Dr. Kristiawan, S.P., M.M juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong inovasi dalam sektor pertanian.
“Digitalisasi pertanian bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir baru bagi petani agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelasnya.
Dalam sesi tanya jawab peserta sosialisasi berharap dapatnya penggabungan di segala lini di masing masing jenis tanaman. Disisi lain peserta sosialisasi juga menekankan pentingnya untuk meningkatkan SDM dulu baru melangkah ke SDA.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, akademisi, serta peserta yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah.
Reportase Media Ronggolawe News mengabarkan





























