Tuban, Ronggolawe News – Warga Dusun Ngemplak, Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, mengeluhkan aktivitas penambangan tanah urug yang dilakukan di dekat permukiman mereka. Aktivitas tersebut dinilai meresahkan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Berdasarkan surat pengaduan yang disampaikan perwakilan warga pada 1 April 2026, kegiatan galian tanah dilakukan tepat di samping rumah warga dengan kedalaman mencapai kurang lebih 4 meter. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu longsor serta merusak struktur bangunan di sekitar lokasi.
Selain risiko longsor, aktivitas mobilisasi kendaraan berat seperti dump truck juga menimbulkan dampak lingkungan. Saat musim hujan, jalan desa menjadi licin dan berlumpur, sementara pada musim kemarau debu yang dihasilkan mengganggu kesehatan warga.
“Aktivitas tersebut sangat meresahkan dan mengancam keselamatan warga sekitar,” demikian isi pengaduan warga.
Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa lahan yang digunakan diduga milik seorang warga bernama Harno, sementara pelaksana kegiatan disebut dilakukan oleh Joni yang berasal dari Desa Pucangan, Kecamatan Montong.
Warga mengaku telah melaporkan permasalahan ini kepada pemerintah desa setempat. Bahkan, sebelumnya sempat dilakukan peninjauan lapangan bersama pihak terkait dan aktivitas tersebut sempat dihentikan sementara. Namun, setelah beberapa hari, kegiatan pengurukan kembali berlangsung tanpa kejelasan lebih lanjut.
Hingga saat ini, warga menilai belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang terkait laporan tersebut.
Atas kondisi tersebut, warga meminta kepada pihak terkait untuk segera melakukan peninjauan ulang ke lokasi, menghentikan sementara aktivitas hingga kejelasan izin diperoleh, serta memastikan legalitas kegiatan, termasuk izin lingkungan.
Selain itu, warga juga berharap adanya langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran, guna menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa dan aparat terkait masih dalam proses konfirmasi. yn
Reportase Media Ronggolawe News mengabarkan






















