Tuban, Ronggolawe News – Komitmen pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional kembali terlihat dalam agenda Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan meninjau langsung stan Benih Jagung Hibrida Bhayangkara milik PT Widji Nusantara Makmur bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Stan tersebut menjadi salah satu dari enam booth utama yang dipersiapkan dalam agenda nasional ketahanan pangan yang dipusatkan di Tuban.
Kehadiran perusahaan benih asal Jawa Timur itu dinilai menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian nasional, khususnya sektor jagung pakan ternak yang kini menjadi fokus pemerintah.
Direktur Utama PT Widji Nusantara Makmur, Eko Widiastopo, menjelaskan bahwa pihaknya dipercaya oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan sebagai mitra penyedia benih tanaman pangan nasional.
Menurutnya, kolaborasi dengan jajaran kepolisian, khususnya Polres Blitar Polda Jatim, menjadi langkah strategis untuk memperluas distribusi benih unggul kepada petani.
“Kolaborasi ini bermula dari inisiatif Polres Blitar yang menggandeng perusahaan kami dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Benih Jagung Hibrida Bhayangkara yang dipamerkan disebut dirancang untuk mendukung peningkatan hasil panen dan ketahanan tanaman di berbagai kondisi cuaca. Perusahaan juga terus memperluas produksi guna memenuhi kebutuhan petani di berbagai daerah.
Momentum panen raya di Tuban sendiri menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan sektor swasta dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah tantangan global.
Selain menjadi ajang panen raya, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperlihatkan berbagai inovasi pertanian, termasuk teknologi dan benih unggulan yang diharapkan mampu mempercepat target swasembada pangan nasional.
Eko berharap benih jagung yang dikembangkan perusahaannya dapat membantu petani meningkatkan produktivitas, terutama menjelang musim penghujan akhir tahun 2026.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap program pangan nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen, termasuk dunia usaha dan aparat keamanan.
Dengan kunjungan Presiden dan Kapolri ke stan Benih Jagung Bhayangkara, diharapkan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan nasional semakin solid dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani Indonesia.
Reportase Media Ronggolawe News mengabarkan.





















