Tuban, Ronggolawe News — Pergantian nomor telepon seluler secara hampir bersamaan oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban memunculkan tanda tanya publik.
Fenomena ini terjadi pada beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang diketahui tidak lagi menggunakan nomor lama mereka.
Informasi yang beredar menyebut sedikitnya lima pejabat setingkat kepala dinas mengganti nomor telepon mereka dalam waktu berdekatan.
Mereka di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Rohman Ubaid, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agung Supriyadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Anthon Tri Laksono, Kepala Bapperida Abdul Rakhmat, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Eko Julianto.
Pergantian nomor tersebut memicu spekulasi adanya persoalan keamanan digital yang menimpa sejumlah pejabat daerah. Salah satu kepala dinas bahkan mengakui bahwa nomor lama miliknya sudah tidak bisa digunakan setelah diduga diretas.
“Nomor lama kena hacker,” ujar Rohman Ubaid saat dikonfirmasi melalui nomor barunya.
Pantauan di aplikasi perpesanan menunjukkan beberapa nomor lama para pejabat tersebut tidak lagi aktif. Bahkan sejumlah akun WhatsApp yang sebelumnya terhubung kini tidak lagi muncul di daftar kontak, sehingga komunikasi dengan para pejabat tersebut harus dilakukan melalui nomor yang baru.
Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Tuban, Arif Handoyo, menegaskan bahwa pergantian nomor ponsel para kepala dinas bukan merupakan kebijakan resmi dari pemerintah daerah.
Menurutnya, tidak ada instruksi ataupun kebijakan internal yang mengharuskan para pejabat mengganti nomor komunikasi mereka.
“Pergantian nomor itu bukan kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai apakah dugaan peretasan tersebut berkaitan dengan modus penipuan digital, penyalahgunaan identitas, atau aktivitas ilegal lainnya yang mengatasnamakan pejabat daerah.
Situasi ini menjadi pengingat pentingnya keamanan komunikasi digital di lingkungan pemerintahan. Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati apabila menerima pesan atau permintaan tertentu yang mengatasnamakan pejabat Pemkab Tuban, terutama melalui nomor yang belum terverifikasi.
Reportase Ronggolawe News
Mengabarkan secara tajam dan berimbang.






























