Mojokerto , Ronggolawe News — Ribuan warga dhuafa di Mojokerto menerima bantuan sosial dalam kegiatan bertajuk Gempita Peduli Sosial 2026 yang digelar di GBI Rock Mojopahit, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan itu menyalurkan sekitar 5.000 paket bingkisan Lebaran kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Mojokerto.
Program sosial ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan warga.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia Gempita yang dinilai konsisten menjalankan kegiatan sosial bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial serta kebersamaan lintas komunitas di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Mojokerto sangat mengapresiasi Gempita yang telah 27 kali menyelenggarakan kegiatan sosial seperti ini. Tahun ini kembali menyalurkan 5.000 paket bingkisan bagi kaum dhuafa,” ujar wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu.
Ia juga menilai kegiatan tersebut mampu memperkuat nilai toleransi dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Mojokerto.
Menurutnya, kolaborasi antara unsur pemerintah, tokoh agama, serta komunitas masyarakat dalam kegiatan sosial semacam ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam membantu warga yang membutuhkan.
Sementara itu, pimpinan gereja sekaligus penggagas kegiatan, Pendeta Paul Suryanto, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah serta aparat keamanan yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menyebut kegiatan berbagi paket bingkisan bagi warga dhuafa merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Terima kasih kepada pemerintah kota, aparat kepolisian, TNI, serta seluruh pihak yang selalu mendukung kegiatan sosial ini sehingga dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Selain menjadi momentum berbagi di bulan Ramadan, kegiatan Gempita Peduli Sosial juga menjadi simbol solidaritas antarwarga dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan harmonis di Kota Mojokerto.
Reportase Media Ronggolawe News mengabarkan






























