MOJOKERTO | Ronggolawe News — Menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat, anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Fraksi NasDem, Hj. Widayati, A.Md., A.K., yang akrab disapa Mbak Anik, kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi.
Kegiatan reses tahap II DPRD Kabupaten Mojokerto Tahun 2026 tersebut dilaksanakan di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu sore (5/9/2026), dan berlangsung hingga selesai.
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang meliputi Kecamatan Sooko, Puri, dan Trowulan.
Dalam kesempatan tersebut, Mbak Anik menyampaikan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan serta persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah memberikan dukungan hingga dirinya dipercaya menjadi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto.
“Saya ingin menyerap aspirasi atau keinginan panjenengan semuanya yang selama ini sudah banyak membantu saya, terutama dengan memilih saya sehingga saya bisa menjadi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto,” ungkap Widayati.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Karena itu, dirinya berkomitmen untuk membawa berbagai aspirasi masyarakat Dapil 3 agar dapat diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
Kenang Almarhum Suami, Tegaskan Amanah Perjuangan
Dalam sambutannya, Mbak Anik juga mengenang mendiang suaminya, Almarhum Abah Sholeh, yang disebut memiliki peran penting dalam perjalanan hidup dan perjuangannya.
Dengan penuh haru, ia mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Dia orang baik, makanya diambil duluan sama Allah SWT. Mudah-mudahan di alam sana ditempatkan di sisi Allah SWT dan dosa-dosanya dihapus oleh-Nya. Amin,” tuturnya.
Mbak Anik menegaskan, perjuangan yang dilakukannya sebagai wakil rakyat tidak semata-mata untuk kepentingan pribadi. Ia ingin meneruskan amanah serta memperjuangkan kepentingan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Aspirasi Masyarakat
Dalam kegiatan reses tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat menjadi bahan pembahasan. Di antaranya berkaitan dengan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, serta berbagai kebutuhan pembangunan lainnya yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Menurut Mbak Anik, masyarakat di Dapil 3 memiliki hak untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan usulan pembangunan. Aspirasi tersebut selanjutnya akan dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme yang tersedia di DPRD Kabupaten Mojokerto.
“Di sini saya ingin memperjuangkan kader-kader dan masyarakat di Dapil 3 yang sudah mewujudkan mimpi bersama saya menjadi dewan, seperti pendidikan, pembangunan infrastruktur jalan dan sebagainya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial. Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan bagi dirinya dalam menjalankan fungsi representasi sebagai anggota DPRD.
Proposal Aspirasi Akan Dibawa ke DPRD
Mbak Anik juga menjelaskan, sejumlah proposal yang telah disampaikan masyarakat akan dikumpulkan dan selanjutnya diajukan melalui DPRD Kabupaten Mojokerto sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan demikian, usulan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat masuk dalam proses pembahasan program pembangunan daerah berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran.
“Reses tahap kedua DPRD Kabupaten Mojokerto Tahun 2026 ini akan menyerap aspirasi secara langsung. Proposal yang sudah masuk nanti akan diajukan langsung ke DPRD Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya.
Kegiatan reses tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Bagi masyarakat, forum tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung. Sementara bagi anggota DPRD, aspirasi yang dihimpun menjadi bahan perjuangan dalam mendorong kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Harapannya, berbagai aspirasi yang muncul dari masyarakat Dapil 3, khususnya terkait pendidikan, infrastruktur, dan kebutuhan dasar lainnya, dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.
(Heni/ADV)























