TUBAN, Ronggolawe News – Suasana haru menyelimuti halaman Pemerintah Kabupaten Tuban saat ratusan calon jemaah haji Kloter 26 resmi diberangkatkan menuju Surabaya, Senin sore (26/4). Lambaian tangan keluarga mengiringi langkah 376 jemaah asal Tuban yang memulai perjalanan spiritual menuju Tanah Suci.
Pemberangkatan kloter perdana musim haji tahun ini menjadi momentum penting, tidak hanya bagi para jemaah, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Tuban yang menaruh harapan besar melalui doa-doa yang akan dipanjatkan dari tanah haram.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, secara langsung melepas keberangkatan rombongan sekaligus menitipkan doa untuk keberkahan dan kemajuan daerah. Dalam pesannya, ia mengingatkan para jemaah agar menjaga kesehatan, disiplin menjalankan seluruh tahapan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
“Selain menjalankan ibadah dengan baik, kami titip doa untuk masyarakat dan Kabupaten Tuban agar diberi keselamatan, keberkahan, dan kemajuan,” pesannya.
Turut hadir mendampingi pelepasan, Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah sebagai bentuk dukungan moril bagi para tamu Allah tersebut.
Kloter 26 menjadi rombongan pertama dari Kabupaten Tuban yang diberangkatkan tahun ini. Para jemaah selanjutnya menuju Surabaya untuk proses administrasi lanjutan sebelum bertolak ke Arab Saudi.
Pemberangkatan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian keberangkatan jemaah haji asal Tuban secara bertahap melalui kloter berikutnya, yakni kloter 27 hingga kloter 30.
Momentum pelepasan jemaah haji kali ini tidak hanya sarat nuansa religius, tetapi juga mengandung pesan kuat tentang hubungan spiritual antara ibadah personal dan harapan kolektif daerah.
Pemerintah Kabupaten Tuban menegaskan seluruh proses pemberangkatan dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kesiapan para jemaah sejak dari daerah hingga embarkasi.
Di tengah khidmat prosesi, harapan besar mengiringi langkah para jemaah: kembali ke Tanah Air dengan selamat, membawa kemabruran, sekaligus menjadi pembawa nilai-nilai kebaikan bagi masyarakat.
musim haji tahun ini menjadi momentum spiritual yang tidak hanya menghubungkan Tuban dengan Tanah Suci, tetapi juga merekatkan doa antara pemimpin, masyarakat, dan para jemaah dalam satu harapan bersama: keberkahan untuk daerah.
Reportase Media Ronggolawe News mengabarkan,






















