Selasa, Oktober 13, 2026
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Hukum & Kriminal
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Seputar Jatim
    • Seputar Tuban
  • More
    • Olahraga
    • Tentang Kami
id Indonesian▼
X
en Englishid Indonesian
Ronggolawe News
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Hukum & Kriminal
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
    Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil

    Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil

    Nota Penjelasan Raperda Perubahan APBD Mojokerto 2026 Pendapatan Mojokerto Turun Rp124,3 Miliar

    Nota Penjelasan Raperda Perubahan APBD Mojokerto 2026 Pendapatan Mojokerto Turun Rp124,3 Miliar

    Reses Tahap II di Kedungmaling, Bunda Puji Serap Aspirasi Warga dan Soroti Pelayanan Publik

    Reses Tahap II di Kedungmaling, Bunda Puji Serap Aspirasi Warga dan Soroti Pelayanan Publik

    Reses Tahap II di Beloh, Imam Sutarso Soroti Kesehatan, Pendidikan, Bedah Rumah hingga Potensi Wisata Trowulan

    Reses Tahap II di Beloh, Imam Sutarso Soroti Kesehatan, Pendidikan, Bedah Rumah hingga Potensi Wisata Trowulan

    Reses Tahap II, Mbak Anik Serap Aspirasi Warga Dapil 3 Mojokerto: Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Sorotan

    Reses Tahap II, Mbak Anik Serap Aspirasi Warga Dapil 3 Mojokerto: Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Sorotan

    Reses Tahap II di Brangkal, Agus Fauzan Fokus Perjuangkan Layanan Kesehatan dan Aspirasi Warga Dapil 3

    Reses Tahap II di Brangkal, Agus Fauzan Fokus Perjuangkan Layanan Kesehatan dan Aspirasi Warga Dapil 3

    Trending Tags

    • Tuban
  • Pendidikan
    Dinonaktifkan Usai Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Siswa, Status dan Haknya Dipertanyakan

    Dinonaktifkan Usai Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Siswa, Status dan Haknya Dipertanyakan

    Sekolah Rakyat Terintegrasi I Tuban Resmi Dimulai, Bupati Lindra Sebut Jadi Investasi Besar Menuju Generasi Emas 2045

    Sekolah Rakyat Terintegrasi I Tuban Resmi Dimulai, Bupati Lindra Sebut Jadi Investasi Besar Menuju Generasi Emas 2045

    Teror Penagihan ke Sekolah: Ujian Perlindungan Privasi dan Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

    Teror Penagihan ke Sekolah: Ujian Perlindungan Privasi dan Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

    PGRI Tuban Ketuk Nurani Bupati, Nasib 39 Guru PPPK Terkatung di Tengah Kekosongan Kebijakan

    PGRI Tuban Ketuk Nurani Bupati, Nasib 39 Guru PPPK Terkatung di Tengah Kekosongan Kebijakan

    Absensi Digital Jadi Palu Kebijakan: 41 PPPK Tuban Tersingkir di Era Sistem Tanpa Toleransi

    Absensi Digital Jadi Palu Kebijakan: 41 PPPK Tuban Tersingkir di Era Sistem Tanpa Toleransi

    Dugaan Korupsi Rp64 Miliar di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kejati Jatim Naikkan Status ke Penyidikan

    Dugaan Korupsi Rp64 Miliar di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kejati Jatim Naikkan Status ke Penyidikan

  • Seputar Jatim
    • Seputar Tuban
  • More
    • Olahraga
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Hukum & Kriminal
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
    Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil

    Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil

    Nota Penjelasan Raperda Perubahan APBD Mojokerto 2026 Pendapatan Mojokerto Turun Rp124,3 Miliar

    Nota Penjelasan Raperda Perubahan APBD Mojokerto 2026 Pendapatan Mojokerto Turun Rp124,3 Miliar

    Reses Tahap II di Kedungmaling, Bunda Puji Serap Aspirasi Warga dan Soroti Pelayanan Publik

    Reses Tahap II di Kedungmaling, Bunda Puji Serap Aspirasi Warga dan Soroti Pelayanan Publik

    Reses Tahap II di Beloh, Imam Sutarso Soroti Kesehatan, Pendidikan, Bedah Rumah hingga Potensi Wisata Trowulan

    Reses Tahap II di Beloh, Imam Sutarso Soroti Kesehatan, Pendidikan, Bedah Rumah hingga Potensi Wisata Trowulan

    Reses Tahap II, Mbak Anik Serap Aspirasi Warga Dapil 3 Mojokerto: Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Sorotan

    Reses Tahap II, Mbak Anik Serap Aspirasi Warga Dapil 3 Mojokerto: Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Sorotan

    Reses Tahap II di Brangkal, Agus Fauzan Fokus Perjuangkan Layanan Kesehatan dan Aspirasi Warga Dapil 3

    Reses Tahap II di Brangkal, Agus Fauzan Fokus Perjuangkan Layanan Kesehatan dan Aspirasi Warga Dapil 3

    Trending Tags

    • Tuban
  • Pendidikan
    Dinonaktifkan Usai Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Siswa, Status dan Haknya Dipertanyakan

    Dinonaktifkan Usai Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Siswa, Status dan Haknya Dipertanyakan

    Sekolah Rakyat Terintegrasi I Tuban Resmi Dimulai, Bupati Lindra Sebut Jadi Investasi Besar Menuju Generasi Emas 2045

    Sekolah Rakyat Terintegrasi I Tuban Resmi Dimulai, Bupati Lindra Sebut Jadi Investasi Besar Menuju Generasi Emas 2045

    Teror Penagihan ke Sekolah: Ujian Perlindungan Privasi dan Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

    Teror Penagihan ke Sekolah: Ujian Perlindungan Privasi dan Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

    PGRI Tuban Ketuk Nurani Bupati, Nasib 39 Guru PPPK Terkatung di Tengah Kekosongan Kebijakan

    PGRI Tuban Ketuk Nurani Bupati, Nasib 39 Guru PPPK Terkatung di Tengah Kekosongan Kebijakan

    Absensi Digital Jadi Palu Kebijakan: 41 PPPK Tuban Tersingkir di Era Sistem Tanpa Toleransi

    Absensi Digital Jadi Palu Kebijakan: 41 PPPK Tuban Tersingkir di Era Sistem Tanpa Toleransi

    Dugaan Korupsi Rp64 Miliar di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kejati Jatim Naikkan Status ke Penyidikan

    Dugaan Korupsi Rp64 Miliar di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kejati Jatim Naikkan Status ke Penyidikan

  • Seputar Jatim
    • Seputar Tuban
  • More
    • Olahraga
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Ronggolawe News
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Rakyat Penjaga Hutan Terakhir: SEPHUR Nusantara Gugat Kapitalisme Hijau di COP 30 Brasil

avatar by Ronggolawe News
12 November 2025
in Peristiwa
3 min read
0
Rakyat Penjaga Hutan Terakhir: SEPHUR Nusantara Gugat Kapitalisme Hijau di COP 30 Brasil
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ronggolawe News – Saat para pemimpin dunia bersiap berkumpul di Belém, Brasil, untuk menghadiri Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP 30) pada 10–21 November 2025, suara dari akar rumput Indonesia menggema menembus panggung diplomasi global.
Serikat Petani Hutan Rakyat (SEPHUR) Nusantara menegaskan bahwa keadilan iklim kini telah tersandera oleh kapitalisme hijau dan kepentingan korporasi transnasional yang menjadikan penderitaan rakyat sebagai komoditas ekonomi global.

RelatedPosts

Rapat Koordinasi TKD Purworejo Digelar, Direktur PT TPU atau Perwakilan Tak Hadir

Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil

Hari Ini Kades Talun Dipanggil Satreskrim Polresta Tuban, Polemik Tanah Sutikno Masuk Babak Baru

“Keadilan iklim tidak akan lahir dari ruang perundingan elit yang steril. Ia lahir dari peluh dan perjuangan rakyat kecil yang menjaga hutan dengan jiwa dan tenaga,” tegas Moch Ali Baharudin, Presidium SEPHUR Nusantara Jawa Timur, dalam pernyataannya, Selasa (11/11/2025).

COP 30: Panggung Ilusi di Bayang Kapitalisme Global

Menurut SEPHUR Nusantara, forum COP 30 yang mengusung tema “transisi hijau” hanyalah panggung simulasi moral, tempat negara-negara industri menebus dosa ekologinya dengan mata uang karbon.
Bahkan, pasar karbon global yang mencapai nilai lebih dari USD 100 miliar pada 2024 kini dikuasai oleh segelintir konsorsium raksasa. Sementara rakyat adat dan petani hutan di banyak negara, termasuk Indonesia, digusur, dikriminalisasi, dan disingkirkan atas nama konservasi atau “offset emisi”.

“COP 30 tanpa partisipasi substantif rakyat hanyalah topeng kemanusiaan yang munafik,” lanjut Ali Baharudin.
“Kapitalisme hijau adalah wajah baru kolonialisme—tanah tetap dikuasai korporasi, rakyat tetap menjadi penjaga tanpa hak.”

KHDPK di Indonesia: Paradoks di Tengah Krisis Iklim Global

Indonesia disebut SEPHUR sebagai cermin nyata paradoks iklim dunia.
Program Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) yang digadang-gadang sebagai solusi konflik tenurial, justru mengungkap ketimpangan baru.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2025, terdapat 930 Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan izin pengelolaan atas 408.789 hektare lahan, melibatkan lebih dari 236.000 kepala keluarga di empat provinsi Jawa.

Namun, angka itu hanyalah “setetes air di lautan”, sebab ribuan petani lainnya masih terpinggirkan dari sistem hukum dan politik kehutanan.
Mereka menjadi benteng terakhir pelestarian karbon dunia, namun tetap miskin tanpa jaminan hak.

“Kebijakan yang tak berpihak pada rakyat adalah kebijakan yang kehilangan moralitas ekologis,” ujar Koesnadi Wirasaputra, Sekjen SEPHUR Nusantara.

Enam Mandat Moral SEPHUR untuk COP 30

Dalam pernyataannya, SEPHUR Nusantara mengeluarkan enam tuntutan revolusioner kepada komunitas internasional di COP 30:

  1. Rakyat sebagai Subjek Iklim – Akhiri narasi petani hutan sebagai objek konservasi. Mereka adalah subjek kedaulatan dan penjaga karbon sejati.
  2. Penyelesaian Konflik Tenurial Global – Jadikan penyelesaian konflik tanah sebagai indikator legitimasi setiap pendanaan iklim.
  3. Stop Kriminalisasi Rakyat Hutan – Setiap proyek hijau yang menggusur atau menindas rakyat harus dinyatakan melanggar HAM internasional.
  4. Solidaritas Selatan–Utara yang Setara – Negara-negara Selatan bukan laboratorium eksperimen iklim. Bentuk Global Forest Farmers Alliance untuk keadilan ekologis sejati.
  5. Redistribusi Ekonomi Karbon Pro-Rakyat – Pastikan rakyat garis depan konservasi menerima manfaat utama dari setiap proyek karbon.
  6. Mandat Moral untuk Presiden RI – Desakan agar Indonesia menuntaskan konflik kehutanan secara adil dan menolak tekanan bisnis karbon yang bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945.

Krisis Iklim: Bukan Sekadar Ekologi, Tapi Krisis Moral

SEPHUR Nusantara menilai krisis iklim adalah krisis moral dan krisis peradaban.
Rakyat hutan Indonesia membawa pesan sederhana namun mendasar: bumi tidak butuh penyelamat baru—hanya butuh manusia yang adil.

“Jika hutan adalah paru-paru dunia, maka rakyat hutan adalah jantungnya yang berdenyut. Jangan biarkan mereka mati demi proyek hijau yang semu,” tutup Ali Baharudin.

Tentang SEPHUR Nusantara

Serikat Petani Hutan Rakyat (SEPHUR) Nusantara merupakan organisasi rakyat akar rumput berbasis petani hutan yang memperjuangkan hak kelola, kedaulatan sumber daya alam, dan keadilan ekologis.
Dengan jaringan ratusan kelompok tani di Jawa dan Sumatera, SEPHUR menjadi mitra kritis pemerintah dalam agenda Perhutanan Sosial, Reforma Agraria, dan KHDPK.
Namun di atas segalanya, SEPHUR berdiri sebagai suara tak tergantikan dari rakyat penjaga hutan terakhir di Nusantara.

Tags: di COP 30 BrasilRakyat Penjaga Hutan Terakhir:SEPHUR Nusantara Gugat Kapitalisme Hijau
Previous Post

Ziarah Leluhur Jadi Penanda Hari Jadi ke-732 Tuban: Pemerintah Refleksikan Semangat Ronggolawe

Next Post

BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 2.500 Porsi per Hari: Pengawasan Diperketat, Kualitas Jadi Fokus

avatar

Ronggolawe News

Next Post
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 2.500 Porsi per Hari: Pengawasan Diperketat, Kualitas Jadi Fokus

BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 2.500 Porsi per Hari: Pengawasan Diperketat, Kualitas Jadi Fokus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Rapat Koordinasi TKD Purworejo Digelar, Direktur PT TPU atau Perwakilan Tak Hadir
  • SeduluRUN Bareng Mas Lindra, 9.000 Pelari Semarakkan Tuban Lewat Fun Night Color Run
  • Solar Bersubsidi Karang Agung Jadi Sorotan: R dan G Disebut Dilepas, Lapak Tak Dipasang Police Line, Kini Muncul Laporan Pencemaran Nama Baik
  • BGN Bekukan 6 Dapur MBG di Tuban, Ada Masalah Administrasi hingga Standar Dapur
  • Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil

Komentar Terbaru

  • Margaret936 pada Proyek Pemeliharaan Jalan di Mojokerto Diduga Gunakan Tanah Brungki, untuk Alas Cor, Kualitas Dipertanyakan

RelatedPosts

Rapat Koordinasi TKD Purworejo Digelar, Direktur PT TPU atau Perwakilan Tak Hadir

Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil

Hari Ini Kades Talun Dipanggil Satreskrim Polresta Tuban, Polemik Tanah Sutikno Masuk Babak Baru

Info Penting

Recent Post

Rapat Koordinasi TKD Purworejo Digelar, Direktur PT TPU atau Perwakilan Tak Hadir
Peristiwa

Rapat Koordinasi TKD Purworejo Digelar, Direktur PT TPU atau Perwakilan Tak Hadir

8 Oktober 2026
SeduluRUN Bareng Mas Lindra, 9.000 Pelari Semarakkan Tuban Lewat Fun Night Color Run
Olahraga

SeduluRUN Bareng Mas Lindra, 9.000 Pelari Semarakkan Tuban Lewat Fun Night Color Run

8 Oktober 2026
Solar Bersubsidi Karang Agung Jadi Sorotan: R dan G Disebut Dilepas, Lapak Tak Dipasang Police Line, Kini Muncul Laporan Pencemaran Nama Baik
Investigasi

Solar Bersubsidi Karang Agung Jadi Sorotan: R dan G Disebut Dilepas, Lapak Tak Dipasang Police Line, Kini Muncul Laporan Pencemaran Nama Baik

6 Oktober 2026
BGN Bekukan 6 Dapur MBG di Tuban, Ada Masalah Administrasi hingga Standar Dapur
Makan Bergizi Gratis

BGN Bekukan 6 Dapur MBG di Tuban, Ada Masalah Administrasi hingga Standar Dapur

6 Oktober 2026
Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil
Peristiwa

Ony Pilih Bahas Kemiskinan, Bukan Dapil

4 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Utama
  • Hewan kesayangan
  • Hukum & Kriminal
  • Iklan/Advetorial
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Kebudayaan dan Religi
  • Makan Bergizi Gratis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Seputar Jatim
  • Seputar Tambang
  • Seputar Tuban
  • Siaran Pers
  • Subsidi
  • TNI & POLRI
  • Tokoh
  • Tragedi nasional
  • Uncategorized

Ronggolawe News by IBII System

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Hukum & Kriminal
  • Info Kesehatan
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Seputar Jatim
    • Seputar Tuban
  • More
    • Olahraga
    • Tentang Kami

© 2020 ronggolawenews.com design ibi system

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In