TUBAN, RONGGOLAWE NEWS — Ribuan orang memadati kawasan GOR Rangga Jaya Anoraga, Kabupaten Tuban, Jumat malam (2/10/2026).
Bukan untuk menyaksikan pertandingan, melainkan untuk berlari bersama dalam gelaran SeduluRUN Bareng Mas Lindra – Fun Night Color Run.
Hampir 9.000 pelari ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mengenakan beragam atribut olahraga dan pakaian bernuansa warna-warni, para peserta menyusuri jalanan Tuban dalam suasana yang dipenuhi musik, sorak-sorai, serta semangat kebersamaan.
Sejak sebelum waktu pemberangkatan, kawasan GOR Rangga Jaya Anoraga telah dipenuhi peserta. Antusiasme semakin terasa ketika para pelari bersiap mengikuti start dan menempuh rute lebih dari lima kilometer.
Menariknya, peserta SeduluRUN tidak hanya berasal dari Kabupaten Tuban.
Berdasarkan data pendaftaran, terdapat peserta yang datang dari luar daerah, bahkan peserta dengan asal terjauh tercatat dari Jakarta.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dan hiburan seperti SeduluRUN mampu menjadi ruang pertemuan masyarakat lintas daerah sekaligus menghadirkan suasana berbeda di Kabupaten Tuban.
Ribuan Langkah Menghidupkan Suasana Kota
Begitu pelari bergerak meninggalkan titik start, suasana malam Tuban berubah menjadi lebih semarak.
Ribuan peserta berlari, berjalan santai, bercengkerama, hingga mengabadikan momen sepanjang perjalanan.
Di sejumlah titik, warga turut keluar rumah dan memberikan dukungan kepada para peserta yang melintas.
Sorakan warga menjadi energi tambahan bagi pelari.
Bagi sebagian peserta, kegiatan tersebut bukan semata-mata mengejar catatan waktu. SeduluRUN lebih menjadi pengalaman menikmati olahraga dalam suasana santai, meriah, dan penuh interaksi.
Rute lebih dari lima kilometer yang dilalui peserta juga menjadi bagian penting dari kegiatan. Jalanan yang biasanya menjadi jalur aktivitas masyarakat pada malam hari berubah menjadi ruang kebersamaan bagi ribuan orang.
Semakin malam, suasana semakin hidup dengan hadirnya berbagai hiburan.
Pertunjukan musik tradisional hingga penampilan DJ turut mengiringi rangkaian kegiatan. Perpaduan olahraga, musik, dan permainan warna membuat konsep Fun Night Color Run terasa berbeda dibandingkan kegiatan lari biasa.
Mas Lindra: Bukan Sekadar Siapa yang Sampai Duluan
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE, memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang mengikuti SeduluRUN.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.
“SeduluRUN ini menjadi momentum untuk kita bersama-sama bergerak, berolahraga, bergembira, dan membangun kebersamaan. Semangat yang terlihat malam ini menunjukkan bahwa masyarakat Tuban memiliki energi positif yang luar biasa,” ungkapnya.
Pesan tersebut sekaligus menempatkan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sosial masyarakat.
Lari tidak selalu harus dimaknai sebagai perlombaan untuk menjadi yang tercepat. Dalam kegiatan seperti SeduluRUN, kebersamaan justru menjadi bagian utama dari pengalaman peserta.
Hal itu juga ditegaskan Mas Lindra.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang sampai lebih dulu, tetapi bagaimana kita bisa menikmati kebersamaan, menjaga kesehatan, dan menularkan semangat positif kepada sesama,” imbuhnya.
Hadiah Menambah Antusiasme Peserta
Antusiasme peserta semakin meningkat dengan adanya berbagai hadiah yang disiapkan dalam rangkaian kegiatan.
Peserta tidak hanya menikmati perjalanan sepanjang rute, tetapi juga mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Namun, daya tarik utama SeduluRUN bukan semata hadiah.
Bagi masyarakat yang hadir, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga, teman, komunitas, maupun sesama warga yang sebelumnya mungkin tidak saling mengenal.
Di tengah aktivitas masyarakat yang semakin padat, ruang publik seperti ini menjadi momentum untuk kembali berinteraksi secara langsung.
Tuban Bergerak Bersama
SeduluRUN Bareng Mas Lindra akhirnya tidak berhenti sebagai agenda lari malam.
Dengan jumlah peserta yang mendekati 9.000 orang, kegiatan tersebut sekaligus menghadirkan pemandangan berbeda di pusat aktivitas masyarakat Kabupaten Tuban.
Ribuan pelari bergerak dalam satu irama. Warga berdiri di sepanjang rute memberikan semangat. Musik mengiringi perjalanan, sementara warna-warni kegiatan menciptakan suasana meriah hingga rangkaian acara berakhir.
Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah kegiatan olahraga dapat berkembang menjadi ruang interaksi sosial.
Ada yang datang untuk berolahraga, ada yang ingin menikmati hiburan, ada yang datang bersama keluarga, dan ada pula yang memanfaatkan momentum tersebut untuk berkumpul bersama komunitas.
Semua bertemu dalam satu kegiatan.
Pesan yang dibawa pun sederhana: bergerak bersama, menjaga kesehatan, menikmati suasana, dan membangun hubungan sosial yang positif.
SeduluRUN Bareng Mas Lindra dengan demikian menjadi bagian dari cerita malam di Tuban pada Jumat, 2 Oktober 2026—ketika ribuan langkah menyatu dengan musik, cahaya, warna, dan semangat kebersamaan.
Bukan sekadar tentang siapa yang berlari paling cepat.
Melainkan tentang bagaimana ribuan orang dapat bergerak bersama dan menikmati Tuban dalam suasana yang penuh kegembiraan serta optimisme.
Reportase Media Ronggolawe News mengabarkan























